MERANCANG SISTEM E-BUSSINESS



Sistem dalam E-Bisnis sangat bergantung dan dipengaruhi dengan kebutuhan dan Model Bisnis yang yang akan dilakukan. Artinya kebutuhan Sistem akan berbeda antara satu model bisnis dengan model bisnis lainnya.

E-bussiness hanya meletakkan sebuah halaman web atau Hanya web yang memungkinkan aplikasi yang telah ada.

Penggunaan teknologi dalam e-bussiness untuk:

1. Redefine bisnis, memaksimalkan nilai pelanggan, memungkinkan bisnis dengan cara baru

2. Mengubah lanskap kompetitif, saluran distribusi

3. Dampak pangsa pasar, memperluas jangkauan pasar

4. Meningkatkan kecepatan bisnis, menyederhanakan interaksi, meningkatkan harapan pelanggan

5. Membuat dan membunuh perusahaan


A. Persyaratan Baru pada E-Business 

1. Untuk lingkup bisnis bertitik pada fleksibel, responsif, cepat, berfokus pada pelanggan, iventif, inovatif, kolaboratif self-service, global

2. Yang bertitik pada sistem pada mudah digunakan, terintegrasi, handal, kokoh, responsif, fleksibel, mudah maintainable, akurat, terukur, global, aman.

 

B.  Perencanaan Keberhasilan E-Bussiness

Perencanaan keberhasilan e-bussiness dapat menggunakan metodology overview:

o      Begin

o     Diagnose

o     Develop

o    Define

o    Determine

o    Design

o    Deliver

o    Discuss

    

C. Infrastruktur Dasar E-Bisnis 

Infrastruktur e-bisnis adalah arsitektur hardware, software, konten dan data yang digunakan untuk memberikan layanan ebisnis untuk karyawan, pelanggan dan mitra. 

 

D. Proses E-Bisnis

Proses bisnis adalah arus kerja dari bahan baku, informasi dan pengetahuan seperangkat aktivitas. Proses juga mengacu pada cara unik dimana manajemen memilih untuk mengkoordinasikan pekerjaan. Setiap bisnis dapat dilihat sebagai sekumpulan proses bisnis.Sistem Informasi Manajemen berfungsi untuk mengotomatiskan banyak tahap pada proses bisnis yang sebelumnya mungkin dilakukan secara manual. Seperti pengecekan kredit klien, memperoleh tagihan atau mengatur pesanan pengiriman barang. SIM dalam E-Bisnis, SIM dan teknologi informasi akan dapat melakukan lebih banyak lagi dalam proses bisnis, teknologi ini akan dapat benar-benar mengubah arus informasi. Kemudian menggantikan langkah berurutan dengan tugas yang dapat dilakukan secara bersamaan secara paralel, dan menghilangkan penundaan pada pembuatan keputusan dengan teknologi online pastinya.

 

E. Kebijakan Publik

Dalam E-Bisnis menyangkut regulasi yang mengatur jalannya E-Bisnis agar dapat sesuai dengan hukum dan aturan-aturan yang berlaku pada suatu negara.

1. Hal yang mungkin dihadapi berkaitan dengan kebijakan publik adalah:

a) Bagaimana mengadaptasi mekanisme transaksi formal yang secara hukum dilindungi,yaitu tanda tangan dan saksi-saksi.

b) Bagaimana merepresentasikan dokumen-dokumen legaldi dalam internet yang pada dasarnya merupakan file-file komputer yang mudah digandakan dan disebarluaskan tanpa seijin yang memiliki.

c) Bagaimana memastikan bahwa yang bersangkutan adalah benar-benar orang yang diatas namakan dalam dokumen-dokumen legal terkait (otentifikasi).

d) Tanggal dan waktu yang mungkin berbeda antar negara dan lain sebagainya.

Komentar