Administrasi Dasar Linux


Yang dimaksud dengan administrasi  dalam sebuah sistem operasi adalah diantaranya: 

- Manajemen File dan Direktori 

- Manajemen user 

- Konfigurasi File sistem dan Partisi Hardisk 

- Konfigurasi Periferal (Printer, Mouse, CDROM, dll)

 - Konfigurasi sistem Linux (network,  start-up, profile, dll)

 - Konfigurasi Server (mail, web, ftp server, dll)

 - Instalasi dan konfigurasi aplikasi tambahan

 - Perawatan dan Pemantauan Sistem dari resiko keamanan. 

Setiap pemakai LINUX harus mempunyai nama login (user account) yang sebelumnya harus didaftarkan pada administrator system.  Nama login umumnya dibatasi maksimum 8 karakter dan umumnya dalam huruf kecil.  Prompt dari shell bash pada LINUX menggunakan tanda “$”. 

Sebuah sesi LINUX terdiri dari :  

1. Login

2. Bekerja dengan Shell / menjalankan aplikasi  

3. LogoutTergantung atas shell yang digunakan, pada Linux bash maka pada proses login akan mengeksekusi program  /etc/profile (untuk semua pemakai) dan file . base_profile di direktori awal (HOME) masing -masing. Pada saat logout, maka program shell bash akan mengeksekusi script yang bernama .bash_logout.


PERINTAH DASAR LINUX 

Perintah   Linux   merupakan   cara   kita   untuk   bisa   berinteraksi   dengan   sistem   Linux,   dibawah   ini merupakan perintah-perintah dasar yang sering digunakan. Untuk masuk konsole tekan Ctrl+alt+F1sampai Ctrl+alt+F6, atau bisa menggunakan aplikasi konsole di GUI (start application - system –konsole/terminal) maka akan ada tampilan 

localhost login:   (kita bisa login dengan root atau user lain yg ada) 

password:      (isi password user login anda) 


PERINTAH UNTUK MENCARI BANTUAN 

Segala perintah dan managemen di linux ada dalam dokumentasi lengkap yang bisa kita jadikanreferensi sangat berharga.

man manual, digunakan untuk mencari referensi perintah & utilitas di Linux man cp, menampilkan fungsi cp beserta option apa saja yang yang ada.  

info menampilkan dokumentasi linux dalam format info (hampir sama dengan man) info md5, menampilkan deskripsi kegunaan md5, beserta optionnya.  

whatis penjelasan singkat tentang perintah dan utilitas di Linux whatis clear, menampilkan penjelasan singkat fungsi clear.


FORMAT INSTRUKSI LINUX 

Instruksi Linux standar mempunyai format sebagai berikut : 

$ NamaInstruksi [pilihan] [argumen] <nama_perintah> <option/pilihan> <hal/tempat yang diperintahkan/argumen>

rm, cp, mv, -R, v, i, f, i, /home/hapus.exe  

rm -Rf /home/coba1.odt  

penulisan option diawali dengan   - (minus) dan bersifat opsional (tidak wajib), tetapi dalam suatukeadaan digunakan untuk mempertegas dan memperjelas perintah kita ke sistem, secara garis besararti option adalah sebagai berikut, untuk lebih jelas lihat di man.

R, r  recursive, yang berarti mengulang perintah tersebut secara berulang rekursif  (rm -r) 

f  force, memaksa perintah tersebut, tanpa ada peringatan ke user lagi i  interactive, mengkonfirmasikan ke user sebelum perintah dikerjakan 

v  verbose, menampilkan proses eksekusi perintah yang terjadi 

h  hash, menampilkan proses eksekusi perintah dalam bentuk prosentase

a  all, menampilkan semuanya  

s  symbolic, hanya membuat link (shortcut)nya saja.

Pilihan adalah option yang dimulai dengan tanda   – (minus).   Argumen dapat kosong,   satu ataubeberapa argumen (parameter).


Konsep User

User adalah orang yang berhak menggunakan suatu mesin Linux. Dengan demikian hanya orang yangmemiliki username dan password yang sah yang bisa disebut user. Pada bahasan selanjutnya, yangdimaksud user adalah seseorang yang memiliki login dan password. 

Berdasarkan hak-hak yang dimilikinya, user dalam linux dibagi atas dua kategori:-  user biasa atau regular user -  user root atau administrator.  

Seorang user biasa hanya memiliki hak-hak penuh terhadap home direktori dan file-file miliknya sendiri.Seorang user biasa tidak memiliki hak penuh terhadap file dan direktori milik user lain, dan hanya bolehmenjalankan perintah-perintah tertentu. 

User  root  adalah   user   istimewa,   yaitu   administrator  yang   memiliki   hak   tidak  terbatas. Root   bisamelakukan  hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh user biasa, seperti: mematikan sistem, menambah user, menghapus user,  mengubah konfigurasi  sistem dan lain-lain. Disebut dengan user root karenasecara default, user ini bernama “root”.  User dengan nama selain root bisa saja menjadi administratorjika user-id (atau  UID) diset sama dengan nol.

UID adalah ID atau nomor identitas  dari seorang user. UID bersifat unik, artinya tidak boleh ada duauser atau lebih yang memiliki UID sama. Jika terdapat dua user yang memiliki UID yang sama, makakedua user ini akan memiliki hak-hak yang identik (satu sama lain saling memiliki hak penuh terhadapfile-file milik yang lain). 

Selain UID dikenal juga GID atau Group ID. Setiap user akan dikelompokkan berdasarkan group-group tertentu. User-user anggota grup yang sama akan memiliki GID yang sama.

Berdasarkan tujuan pembuatannya, user dapat di bagi berdasarkan dua kategori yaitu: - real user - unreal user.

Real user adalah user yang sengaja dibuat oleh administrator agar seseorang bisa login denganusername tersebut.   

Sementara unreal user adalah user-user yang dibuat karena dibutuhkan oleh aplikasi-aplikasi tertentu.User unreal juga adalah user-user “built-in” yang sudah dibuatkan oleh Linux saat instalasi sepertiuser: games, operator, mail, lpr, nobody, dll. 

Perbedaan antara user real dan unreal: 

- real user memiliki home direktori, user unreal tidak punya. 

- real user punya password, user unreal tidak punya (walau tidak punya password, tetap tidakbisa login tanpa password) 

- real user biasanya memiliki UID diatas 500, unreal user memiliki UID dibawah 500. 

Sebagai pengecualian, user root adalah termasuk user unreal, tapi punya password dan punya homedirektori. Informasi semua user disimpan didalam sebuah file bernama /etc/passwd. Masing-masinguser  diwakili oleh  sebuah baris, dan setiap baris terdiri atas 7 kolom  yang dipisahkan oleh karakter “:”

Dibawah ini adalah contoh beberapa baris dari sebuah file /etc/passwd: 

Tujuh kolom tersebut  masing-masing memiliki arti sebagai berikut:  

Kolom  1: username 

Kolom  2: password yang di-shadow

 Kolom  3: UID atau User ID 

Kolom  4: GID atau Group ID 

Kolom  5: Keterangan tentang user tersebut 

Kolom  6: Lokasi Home direktori 

Kolom  7: Shell default user

Komentar